jangan bersungut sungut

bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa dan berkata: "Mengapa pula engkau memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membunuh kami, anak-anak kami dan ternak kami dengan kehausan?"  keluaran 17:3 (keluaran 17:1-7)

setiap kita pasti mempunyai masalah. dan saat masalah itu datang silih berganti kadang kita mulai bersungut sungut. dan memang sebagai manusia kita lebih cenderung bersungut sungut. tapi ternyata bersungut sungut bukan malah menyelesaikan masalah malah memperburuk masalah. ternyata jalan yang terbaik saat kita memiliki masalah adalah berseru pada Tuhan. 

Umat Israel bersungut-sungut ketika mengalami krisis air, saat mengembara di padang gurun. Mereka merasa menjadi korban. Terjebak mengikuti pimpinan Tuhan. Musa pun menjadi sasaran kemarahan, karena ia juru bicara Tuhan.
tapi apa yang musa lakukan ialah dia berseru pada Tuhan.

 Kadang kita tak dapat mengubah situasi, tetapi kita dapat mengubah cara kita menghadapi situasi. Sikap menggerutu membuat situasi tambah runyam. Pimpinan Tuhan diragukan. Orang lain dikambinghitamkan. Bukankah lebih baik kita meniru Musa: berseru- seru pada Tuhan? Dengan mencurahkan isi hati kepada Tuhan, hati menjadi lega, Tuhan pun menawarkan solusi. Ingatlah, Tuhan bertindak bukan karena sungut-sungut umat, melainkan karena seruan Musa. Dengan berseru-seru, kita memiliki cara sehat dan kreatif ketika menghadapi jalan buntu 

 

DENGAN BERSUNGUT-SUNGUT, MUNCUL PERSOALAN

DENGAN BERSERU-SERU PADA TUHAN, MUNCUL PENYELESAIAN

 

What did you think of this article?




Trackbacks
  • No trackbacks exist for this post.
Comments
  • No comments exist for this post.
Leave a comment

Submitted comments are subject to moderation before being displayed.

 Name

 Email (will not be published)

 Website

Your comment is 0 characters limited to 3000 characters.